dekorasirumahjati.com – Suasana yang tadinya adem dan tenang di kawasan Hutan Sangyang, Desa Jatiluwih, mendadak auto bikin geger. Penemuan sesosok mayat di Hutan Jatiluwih yang sempat bikin warga sama netizen penasaran akhirnya pelan-pelan mulai nemuin titik terang. Setelah polisi ngebut ngelakuin penyelidikan, identitas korban yang sebelumnya masih misterius akhirnya berhasil diungkap.
Read More : Rekor Pelepasan Ribuan Kupu-Kupu Lokal di Nuanu Creative City Tabanan
Fakta yang muncul juga sukses bikin banyak orang melongo. Korban ternyata bukan warga sekitar, melainkan seorang warga negara asal Afrika Selatan. Walaupun identitasnya udah berhasil diketahui, misteri soal penyebab kematiannya sampai sekarang masih bikin banyak orang kepo karena polisi masih terus ngebut ngumpulin bukti.
Mister X Ternyata Warga Negara Asing
Polres Tabanan akhirnya berhasil ngebongkar identitas korban yang sebelumnya dikenal sebagai Mister X. Korban diketahui bernama Adriaan Campbell Louw, pria asal Pretoria, Afrika Selatan. Identitas itu berhasil dipastikan setelah polisi ngumpulin berbagai petunjuk dan nyocokin data dari hasil penyelidikan yang dilakukan secara mendalam.
Walaupun identitas korban udah jelas, polisi masih belum berani buru-buru ngambil kesimpulan. Soalnya, sampai sekarang belum ada tanda yang mengarah ke dugaan kekerasan. Makanya, penyidik masih nunggu hasil autopsi sama pemeriksaan laboratorium forensik supaya semuanya benar-benar terang benderang.
Jejak Korban Ketemu dari Penginapan
Selama proses penyelidikan, polisi berhasil nemuin fakta kalau korban sempat nginep di salah satu penginapan yang ada di kawasan Desa Jatiluwih. Awalnya korban berencana nginep beberapa hari, tetapi tiba-tiba milih pergi lebih cepat dan setelah itu enggak pernah balik lagi ke penginapan tersebut.
Pas kamar korban diperiksa, masih ada beberapa barang pribadinya yang ketinggalan. Mulai dari telepon pintar sampai komputer jinjing masih ada di sana. Data yang ada di perangkat itu ternyata cocok sama identitas yang ditemukan di lokasi penemuan mayat. Bahkan, pihak penginapan juga langsung ngenalin tas yang ditemukan di tempat kejadian sebagai milik korban.
Baca juga: Pemuda Banjar Gelar Festival Tari Legong, Tradisi Lokal Bangkit Kembali
Polisi Masih Ngebut Bongkar Penyebab Kematian
Walaupun identitas korban udah berhasil dipastikan, pekerjaan polisi ternyata masih jauh dari kata selesai. Penyidik masih terus ngebut buat nyari tahu apa sebenarnya yang bikin korban meninggal dunia. Pemeriksaan toksikologi forensik juga bakal dilakukan supaya semua dugaan bisa dibuktikan lewat hasil pemeriksaan yang akurat.
Enggak cuma itu, polisi juga masih intens bangun komunikasi sama pihak Konsulat Afrika Selatan dan keimigrasian. Tujuannya jelas, buat mastiin seluruh data korban lengkap sekaligus nyari informasi soal keluarga korban yang sampai sekarang ternyata masih belum ngasih kabar ke pihak kepolisian.
Awalnya Cuma Nyari Sumber Bau, Eh Malah Auto Kaget
Awalnya, seorang warga yang mau menghaturkan upakara ke Pura Kak Resi tiba-tiba nyium bau menyengat dari kawasan hutan. Karena penasaran, ia langsung nyari sumber baunya. Eh, bukannya nemuin hal biasa, warga itu malah auto syok pas ngelihat sesosok tubuh yang udah enggak bergerak di dalam cekungan tanah. Ketakutan, ia langsung buru-buru lapor ke kepala wilayah yang kemudian meneruskan laporan ke pihak kepolisian.
Polisi Masih Gas Terus Biar Misterinya Cepat Kelar
Begitu dapet laporan, Polres Tabanan langsung sat-set olah tempat kejadian perkara, mintai keterangan para saksi, dan bawa jenazah ke rumah sakit buat autopsi. Sampai sekarang polisi masih ngebut ngumpulin bukti sambil koordinasi sama Imigrasi dan Konsulat Afrika Selatan buat ngungkap penyebab kematian sekaligus nyari keluarga korban.



