dekorasirumahjati.com – Situasi di Baturiti lagi rame banget jadi bahan omongan. Bukan cuma warga sekitar yang auto ngikutin perkembangannya, tapi banyak orang juga penasaran sama kelanjutan kasus pengeroyokan terhadap terduga maling ayam yang sempat bikin heboh. Gara-gara kejadian itu, suasana langsung jadi perhatian banyak pihak.
Read More : Ketua GRIB Jaya Bali Mengaku Tak Kenal GRIB Jaya Tabanan, Enggan Komentari Pernyataan Koster
Nggak mau kondisi makin runyam, Forkopimcam Baturiti langsung gaspol ngadain rapat koordinasi bareng seluruh perbekel se-Kecamatan Baturiti. Fokusnya jelas, gimana caranya bikin keamanan tetap terjaga, warga tetap adem, dan situasi nggak makin panas gara-gara insiden tersebut.
Perbekel Batunya Auto Buka Suara, Minta Maaf Biar Suasana Tetap Adem
Di rapat itu, kasus pengeroyokan terhadap terduga pelaku pencurian ayam di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, jadi topik yang paling banyak dibahas. Soalnya, kejadian ini sukses bikin perhatian masyarakat dari berbagai daerah langsung tertuju ke Baturiti.
Perbekel Desa Batunya, I Made Riasa, juga langsung buka suara. Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas insiden yang terjadi di wilayahnya. Harapannya sederhana, supaya persoalan ini nggak makin melebar dan hubungan antarmasyarakat tetap terjaga dengan baik.
Nggak cuma ngomong di rapat, Riasa juga berencana gercep datang langsung menemui tokoh masyarakat dan warga Desa Sidatapa, Kabupaten Buleleng. Desa itu merupakan kampung halaman KD, terduga pelaku pencurian yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Menurut Riasa, komunikasi dan mediasi jadi langkah penting biar semuanya tetap adem. Meski begitu, ia juga menegaskan kalau seluruh proses hukum tetap wajib dihormati dan sepenuhnya diserahkan kepada aparat yang berwenang sesuai aturan yang berlaku.
Baca juga: Bikin Haru, Aksi Sosial TP PKK Tabanan Bareng TP PKK Bali Sukses Tebar Manfaat untuk Warga
Siskamling Auto Dihidupin Lagi, Biar Lingkungan Makin Aman
Semua perbekel yang hadir di rapat langsung kompak satu suara. Mereka sepakat buat makin memperketat keamanan di desa masing-masing supaya kejadian serupa nggak bikin warga kembali waswas saat menjalani aktivitas sehari-hari.
Salah satu keputusan yang langsung disepakati adalah menghidupkan lagi kegiatan siskamling. Menurut mereka, ronda malam masih jadi cara yang ampuh buat menjaga lingkungan tetap aman sekaligus memperkuat kekompakan antarwarga.
Nggak berhenti di situ, warga juga bakal terus dikasih edukasi supaya makin peduli sama keamanan lingkungan. Semua diajak saling mengingatkan, memperkuat komunikasi, dan menghindari tindakan yang bisa bikin masalah baru makin melebar.
Harapannya, kalau siskamling kembali aktif dan warga sama-sama peduli, potensi gangguan keamanan bisa ditekan. Jadi, suasana di Baturiti bisa tetap nyaman, adem, dan bikin masyarakat beraktivitas tanpa rasa khawatir.
Polisi dan TNI Auto Sat-Set Patroli Sampai Larut Malam
Kapolsek Baturiti, Kompol I Nyoman Darsana, memastikan polisi nggak bakal kasih ruang buat gangguan keamanan. Bareng personel TNI dari Koramil Baturiti dan aparat keamanan desa, mereka langsung sat-set meningkatkan patroli di berbagai titik wilayah.
Menurutnya, patroli sebenarnya udah rutin dilakukan sejak sebelum kejadian itu terjadi. Tapi setelah kasus pengeroyokan ini bikin heboh, intensitas pengamanan langsung ditambah supaya situasi tetap kondusif dan warga makin merasa aman.
Patroli gabungan sekarang dilakukan sampai larut malam dengan menyisir sejumlah lokasi yang dianggap perlu pengawasan lebih. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan bisa mencegah munculnya gangguan keamanan sekaligus bikin masyarakat merasa lebih tenang.
Forkopimcam Baturiti juga ngajak seluruh warga buat sama-sama menjaga ketertiban. Jangan gampang terpancing emosi, utamakan musyawarah, dan serahkan setiap persoalan kepada proses hukum. Kalau pemerintah, aparat, dan masyarakat terus kompak, Baturiti diharapkan tetap aman, damai, dan auto kondusif.




