Drama Narkoba di Tabanan, Residivis Diduga Kembali Terlibat Peredaran Barang Haram

dekorasirumahjati.com – Drama narkoba di Tabanan emang kayak nggak ada habisnya. Seorang pria yang belum lama bebas dari penjara malah diduga balik lagi berurusan sama polisi gara-gara kasus narkotika. Bukannya fokus bangun hidup baru, dia justru diduga nyemplung lagi ke dunia yang sama. Auto bikin banyak orang cuma bisa geleng-geleng kepala.

Read More : Kode Pos Tabanan Kediri

Yang bikin makin syok, barang bukti yang diamankan juga nggak main-main. Puluhan paket yang diduga berisi sabu dan puluhan butir yang diduga ekstasi berhasil ditemukan polisi. Banyak yang langsung bertanya-tanya, kok masih nekat ngulang kesalahan yang sama padahal baru aja bebas.

Gerak-Gerik Mencurigakan Auto Bikin Polisi Langsung Gercep

Semuanya bermula setelah Satresnarkoba Polres Tabanan dapet laporan dari warga. Katanya, ada seorang pria yang diduga sering ngedarin narkoba di wilayah Kecamatan Kediri dan sekitarnya. Nggak pakai lama, polisi langsung gercep turun buat nyelidikin informasi tersebut.

Setelah beberapa waktu ngelakuin pemantauan, petugas akhirnya melihat pria berinisial DGP alias G lagi berhenti di pinggir Jalan Ahmad Yani X, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Karena gerak-geriknya dianggap mencurigakan, polisi langsung bergerak buat melakukan pemeriksaan.

Pas telepon genggamnya dicek, petugas menemukan percakapan yang diduga berkaitan sama transaksi narkotika. Temuan itu bikin dugaan polisi makin kuat kalau pria tersebut diduga lagi menjalankan aktivitas peredaran narkoba.

Nggak mau buang waktu, polisi langsung melakukan penggeledahan yang disaksikan warga sekitar. Dari lokasi itu, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang diduga sengaja disembunyikan di dekat pelaku.

Baca juga: Bikin Panik! Pendaki Asal Tabanan Tumbang di Gunung Agung Sampai Dievakuasi Tim Penyelamat

Barang Bukti Auto Bikin Melongo, Jumlahnya Nggak Kaleng-Kaleng

Hasil penggeledahan langsung bikin siapa aja auto melongo. Polisi mengamankan sebanyak tujuh puluh enam paket yang diduga berisi sabu dengan berat total sekitar tiga puluh lima koma tujuh gram netto. Nggak cuma itu, ada juga dua puluh delapan butir yang diduga ekstasi dengan berat sekitar sepuluh koma nol delapan gram netto.

Selain narkotika, polisi juga menyita satu unit telepon genggam yang diduga dipakai buat komunikasi transaksi serta satu unit sepeda motor Yamaha Mio lengkap dengan STNK yang diduga digunakan sebagai barang pendukung. Semua barang bukti itu sekarang diamankan buat kepentingan penyidikan.

Dari hasil pemeriksaan awal, pria tersebut mengakui kalau narkotika yang dikuasainya diduga bakal diedarkan. Pengakuan itu bikin perkara ini makin serius dan jadi perhatian aparat kepolisian.

Yang paling bikin auto geleng kepala, DGP ternyata bukan orang baru dalam kasus narkotika. Dia diketahui merupakan residivis yang baru menghirup udara bebas pada Maret dua ribu dua puluh enam. Belum lama ngerasain bebas, sekarang malah harus kembali berhadapan sama proses hukum.

Polisi Masih Sat-Set Kejar Dugaan Jaringan Lain

Meski pelaku udah diamankan, perjuangan polisi belum kelar. Satresnarkoba Polres Tabanan masih terus sat-set ngembangin kasus ini buat mencari tahu apakah masih ada jaringan lain yang diduga ikut terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.

Seluruh barang bukti juga bakal diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik. Sementara itu, penyidik terus melengkapi berkas perkara supaya proses hukum bisa berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Polres Tabanan juga kembali menegaskan komitmennya buat terus ngabisin ruang gerak pelaku peredaran narkoba. Langkah ini dilakukan demi menjaga keamanan masyarakat sekaligus mencegah makin banyak anak muda terjerumus ke penyalahgunaan narkotika.

Masyarakat juga diajak buat nggak tutup mata kalau melihat aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar. Kalau ada dugaan peredaran narkoba, warga diminta segera melapor ke pihak kepolisian. Harapannya, dengan kerja sama semua pihak, Tabanan bisa makin aman, makin nyaman, dan auto bebas dari ancaman narkoba.

Related Posts

Fix Bikin Bangga! Dua Tempat Bersejarah di Tabanan Siap Naik Kelas Jadi Cagar Budaya

Table of Contents Puri Kaba-Kaba Auto Curi Spotlight, Jejak Sejarahnya Bikin Melongo Pura Pucak Geni Nggak Mau Kalah, Aura Spiritualnya Auto Bikin Kagum Tabanan Auto Gercep Jaga Warisan Budaya Biar…

Lahan Sempit di Lapas Tabanan Disulap Jadi Peternakan Ayam, Panennya Nggak Kaleng-Kaleng

Table of Contents Lahan Sempit? Santai, Auto Disulap Jadi Tempat Panen Nggak Cuma Panen Telur, Skill-nya Juga Auto Naik Level Dari Dalam Lapas Auto Dapat Bekal Buat Masa Depan dekorasirumahjati.com…

You Missed

Drama Narkoba di Tabanan, Residivis Diduga Kembali Terlibat Peredaran Barang Haram

Drama Narkoba di Tabanan, Residivis Diduga Kembali Terlibat Peredaran Barang Haram

Fix Bikin Bangga! Dua Tempat Bersejarah di Tabanan Siap Naik Kelas Jadi Cagar Budaya

Fix Bikin Bangga! Dua Tempat Bersejarah di Tabanan Siap Naik Kelas Jadi Cagar Budaya

Lahan Sempit di Lapas Tabanan Disulap Jadi Peternakan Ayam, Panennya Nggak Kaleng-Kaleng

Lahan Sempit di Lapas Tabanan Disulap Jadi Peternakan Ayam, Panennya Nggak Kaleng-Kaleng

Banjir Antusias! Warga Tabanan Gercep Datangi Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah

Banjir Antusias! Warga Tabanan Gercep Datangi Cek Kesehatan Gratis dan Donor Darah

Bikin Hati Nyesek, Nenek yang Tinggal Sendiri Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Rumah

Bikin Hati Nyesek, Nenek yang Tinggal Sendiri Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Rumah

Misteri Mayat di Hutan Jatiluwih Mulai Terbongkar, Faktanya Bikin Melongo

Misteri Mayat di Hutan Jatiluwih Mulai Terbongkar, Faktanya Bikin Melongo